Rabu, 15 Januari 2014

contoh kerangka berpikir

2.3 Kerangka Berpikir

Sekarang ini banyak orang yang kurang tertarik untuk membaca novel. Karena pandangan

mereka membaca novel sangat membosankan. Di sini peneliti ingin memberi sedikit

pandangan bahwa membaca novel itu sangat menyenangkan dan menambah pengetahuan,

contohnya dalam novel Pride and Prejudice karya Jane Austen yang memberikan

penggambaran tentang kehidupan kaum bangsawan Inggris di tahun 1800-an. Peneliti

berharap dengan adanya penelitian ini minat membaca menjadi meningkat.

landasan teori

2.2 LANDASAN TEORI

1. Novel

a. Pengertian Novel

Nurgiyantoro (2000:18) mengungkapkan novel adalah suatu cerita fiksi yang tidak

selesai dibaca sekali duduk dan terdiri dari tema, alur, plot, dan penokohan. Novel merupakan

bagian dari karya sastra yang berbentuk fiksi atau cerita rekaan, namun ada pula yang

merupakan kisah nyata.

b. Jenis Novel

Novel terdiri dari 2 jenis yaitu:

1. Novel Populer

Novel populer adalah novel yang populer pada masanya dan banyak penggemarnya

khususnya pembaca dikalangan remaja. Ia menampilkan masalah-masalah yang actual

dan selalu menzaman, namun hanya sampai pada tingkat permukaan. Novel populer pada

umumnya bersifat artificial, hanya sementara, cepat ketinggalan zaman dan tidak memaksa

orang membacanya sekali lagi (Nurgiyantoro, 2000:18)

2. Novel Serius

Novel serius adalah novel yang membutuhkan ketenangan dan konsentrasi tinggi dalam

membacanya serta disertai kemauan untuk melakukannya. Novel serius disamping

memberikan hiburan yang memberikan pengalaman yang berharga kepada pembaca, atau

paling tidak mengajaknya untuk meresapi dan merenungkan secara lebih sungguh-sungguh

tentang permasalahan yang dikemukakan (Nurgiyantoro, 2000:18)

2. Nilai-nilai edukatif dalam karya sastra

Dalam KBBI (Suharso dan Ana, 2005:690) kata nilai mempunyai arti harga, banyak

sedikitnya isi, kadar mutu, sifat-sifat (hal-hal) yang penting atau berguna bagi kemanusiaan.

Sementara itu juga dalam KBBI (suharso dan ana, 2005:127) kata edukatif mempunyai arti

bersifat mendidik atau berkenaan dengan pendidikan.

Menurut Waluyo (2002:27) makna nilai yang diacu dalam sastra adalah kebaikan yang ada

dalam makna karya sastra bagi kehidupan seseorang. Hal ini berarti bahwa dengan adanya

berbagai wawasan yang dikandung dalam karya sastra khususnya novel akan mengandung

berbagai macam nilai kehidupan yang akan sangat bermanfaat bagi pembaca.

contoh kajian pustaka

2.1 KAJIAN PUSTAKA

Kajian pustaka berfungsi untuk memberikan pemaparan tentang penelitian sebelumnya yang

telah dilakukan. Kajian terhadap hasil penelitian sebelumnya ini hanya akan dipaparkan

beberapa penlitian sejenis yang berkaitan dengan permasalahan nilai edukatif.

Diantara skripsi yang membahas tentang kajian penokohan adalah karya

Titiek Purwaningsih (2006) dengan judul “Perbandingan Nilai Edukatif dan Karakteristik

Tokoh Wanitadalam Novel La Barka karya N.H Dini dengan Larung karya Ayu Utami”

Tinjauan intertekstual: Penelitian tersebut berkesimpulan berdasarkan analisis struktur,

unsure-unsur kedua novel tersebut menunjukkan paduan dan hubungan yang harmonis

dalam mendukung totalitas makna. Struktur yang membangun kedua novel tersebut antara

lain, tema, penokohan, alur, dan latar. Adapun berdasarkan perbandingan nilai edukatif dan

karakter tokoh wanita melalui tinjauan intertekstualitas dapat dikemukakan kesimpulan

bahwa nilai edukatif dalam Novel La Barka dan Larung adalah nilai pendidikan agama,

social, moral, dan estetika.

Persamaan nilai edukatif dalam novel La Barka dan Larung adalah nilai pendidikan agama

dan social. Nilai pendidikan yang disampaikan oleh pengarang kedua novel tersebut adalah

kita harus mempercayai adanya Tuhan dan hari akhir atau kiamat. Nilai social mengajarkan

kepada manusia untuk saling tolong-menolong. Perbedaan nilai pendidikan dalam novel La

Barka dan Larung adalah pada nilai pendidikan moral dan estetika. Nilai pendidikan moral

novel La Barka adalah mengajarkan untuk bijaksana dalam mengajarkan manusia untuk

saling menyayangi dan mengupayakan keadilan.

Giovanny mario (2013) dengan judul “ A Psycoanalysis and BiographicalAnalysis on the

Main Character As Well As The Author of Sherlock Holmes: a Study in Scarlet” karya Sir

Arthur Conan Doyle.

Penelitian tersebut berkesimpulan bahwa kepribadian seseorang di dunia ini bisa dibilang

tidak ada yang sama. Setiap orang memiliki sifat-sifat yang membuatnya unggul dibanding

yang lain, namun di lain pihak ada juga sifat-sifat yang membuat mereka dianggap aneh,

bahkan mengerikan. Masing-masing orang memiliki pemikiran dan motif yang berbeda-
beda. Seperti halnya di dunia nyata, tokoh fiksi seperti yang ada didalam novel atau film juga

memiliki kepribadian. Itulah salah satu aspek dari karya sastra yang tidak bisa ditinggalkan.

Kesimpulan lain yang penulis dapatkan adalah karakter utama dalam novel ini memiliki

karakteristik seperti egois, suka melukai diri sendiri dan juga perfeksionis. Sherlock Holmes

merupakan seorang detektif yang jenius, tetapi terkadang untuk memenuhi rasa ingin

tahunya dia tidak segan-segan melukai dirinya sendiri. Seperti di bagian awal novel dimana

dia sedang melakukan eksperimen dengan mengabil sampel darah dari tangannya sendiri.

Dia bisa saja menggunakan sampel darah dari objek lain seperti binatang, namun tidak dia

lakukan. Asalkan dia bisa membuktikan dirinya benar melalui eksperimennya, dia tidak

peduli bila dirinya harus terluka dalam prosesnya.

Kesimpulan lainnya adalah bahwa si penulis novel memasukan cukup banyak bukti yang

dapat menyatakan bahwa hubungan antara pengalaman pribadinya dan isi novel tersebut

cukup berkaitan. Di dalam kehidupan nyata, si penulis merupakan seorang dokter dan penulis

karya sastra. Dia menuliskan cerita novelnya dalam sudut pandang pertama salah satu

karakternya, John Watson. Sama seperti Arthur, Watson juga merupakan seorang dokter dan

penulis. Setelah menyelesaikan kasusnya bersama Holmes, Watson secara sukarela bersedia

menuliskan kasus-kasus yang mereka jalani bersama ke dalam sebuah tulisan. Hal ini

membuat baik Arthur maupun Watson memiliki kesamaan profesi. Dari beberapa kesamaan

yang penulis berhasil temukan selama proses analisis, dapat dikatakan bahwa novel tersebut

merupakan suatu bentuk eskpresi Sir Arthur Conan Doyle terhadap kehidupannya pribadinya.

california girl song review


[Snoop Dogg]
Greetings loved ones
Let's take a journey

[Katy Perry - Verse 1]
I know a place
Where the grass is really greener
Warm, wet and wild
There must be somethin' in the water
Sippin' gin and juice
Layin' underneath the palm trees (Undone)
The boys
Break their necks
Try'na creep a little sneak peek (At us)

You could travel the world
But nothing comes close
To the Golden Coast
Once you party with us
You'll be falling in love
Oooooh oh oooooh

[Katy Perry - Chorus]
California girls
We're unforgettable
Daisy Dukes
Bikinis on top
Sun-kissed skin
So hot
We'll melt your Popsicle
Oooooh oh oooooh

California girls
We're undeniable
Fine, fresh, fierce
We got it on lock
Westcoast represent
Now put your hands up
Oooooh oh oooooh

[Katy Perry - Verse 2]
Sex on the beach
We don't mind sand in our Stilettos
We freak
In my Jeep
Snoop Doggy Dogg on the stereo (Oh oh)

You could travel the world
But nothing comes close
To the Golden Coast
Once you party with us
You'll be falling in love
Oooooh oh oooooh

[Katy Perry - Chorus]
California girls
We're unforgettable
Daisy Dukes
Bikinis on top
Sun-kissed skin
So hot
We'll melt your Popsicle
Oooooh oh oooooh

California gurls
We're undeniable
Fine, fresh, fierce
We got it on lock
Westcoast represent
Now put your hands up
Oooooh oh oooooh

[Snoop Dogg - Verse 3]
Toned, tanned
Fit and ready
Turn it up 'cause it's gettin' heavy
Wild, wild Westcoast
These are the girls I love the most
http://www.elyricsworld.com/california_girls_lyrics_katy_perry.html
I mean the ones
I mean like she's the one
Kiss her
Touch her
Squeeze her buns

The girl's a freak
She drives a Jeep
and lives on the beach
I'm okay
I won't play
I love the Bay
Just like I love L.A.
Venice Beach
And Palm Springs
Summertime is everything

Homeboys
Hangin' out
All that ass
Hangin' out
Bikinis, tankinis, martinis
No weenies
Just a king
And a queen-ie
Katy my lady
(Yeah)
You're lookin'here baby
(Uh huh)
I'm all up on you
'Cause you representin' California
(Ohhh yeahh)

[Katy Perry - Chorus]
California gurls
We're unforgettable
Daisy Dukes
Bikinis on top
Sun-kissed skin
So hot
We'll melt your Popsicle
Oooooh oh oooooh

California gurls
We're undeniable
Fine, fresh, fierce
We got it on lock
Westcoast represent
(Westcoast, Westcoast)
Now put your hands up
Oooooh oh oooooh

Snoop Dogg:
(Californiaaa, Californiaaa)
California girls man
I wish they all could be
California girls
(Californiaaa) (ha ha ha ha ha)
I really wish
You all could be
California girls
(Californiaaa, girls)
song review '' this song is about californian girl lifestyle. its about beach and popsicle anything that reflecting a life near the beach.

contoh manfaat penelitian

1.4 MANFAAT PENELITIAN

Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi para pembaca, baik bersifat

teoritis maupun praktis.

1. Manfaat Teoritis

a. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan perkembangan ilmu

sastra.

b. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat untuk memperkaya penggunaan teori-teori sastra

secara teknik analisis terhadap karya sastra.

c. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat dalam memperkaya penggunaan teori dari

bidang psikologi terhadap bidang sastra.

d. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat dalam pembuktian bahwa bidang psikologi dan

sastra tidak dapat dipisahkan.

2. Manfaat Praktis

a. Bagi pembaca penelitian ini dapat menambah minat baca dalam mengapresiasikan

karya sastra.

b. Bagi penulis, penelitian ini dapat memperkaya wawasan sastra dan menambah

khasanah penelitian sastra Indonesia sehingga bermanfaat bagi perkembangan sastra

Indonesia.

c. Bagi pembaca dan penulis, penelitian ini dapat menambah khasanah pengetahuan

tentang pola didik dalam keluarga.

d. Bagi pembaca dan penulis, penelitian ini dapat bermanfaat untuk menambah wawasan

tentang karakter seseorang.--------------------t---

contoh latar belakang masalah

BAB I

Sastra adalah ungkapan pribadi seseorang yang berupa pemikiran, perasaan, gagasan ,

semangat, keyakinan dalam suatu bentuk gambaran yang konkret yang membangkitkan

pesona dengan alat- alat bahasa (Sumarno dan Saini 1991:3).

Pernyataan diatas mengandung makna bahwa manusia menggunakan karya sastra sebagai

salah satu alat untuk mengekspresikan perasaan, pola pikir bahkan ide yang mereka miliki

dengan bantuan bahasa. dapat disimpulkan bahwa karya sastra dapat membantu seseorang

yang tidak bisa atau mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang mereka miliki secara

langsung dengan lebih menarik untuk itu karya sastra terbilang sangat bermanfaat bagi

manusia dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia baik manusia tersebut sebagai

penikmat karya sastra atau penghasil karya sastra.

Karya sastra yang baik adalah karya sastra yan mampu meninggalkan kesan dan mampu

membawa penikmatnya untuk turut hanyut merasakan sesuatu yang ingin digambarkan

oleh pencipta karya sastra tersebut. Khusus untuk karya sastra jenis novel, novel yang baik

adalah novel yang mampu membuat para pembaca memiliki imajinasi terhadap situasi dan

keadaan yang terdapat dalam novel tersebut seolah pembaca novel tersebut adalah salah satu

tokoh dalam novel tersebut atau pembaca berada dalam situasi, kondisi atau waktu yang

digambarkan dalam novel tersebut. Tentunya juga novel yang baik pasti meninggalkan kesan

Novel yang baik menurut gambaran diatas tidak selalu novel yang terkenal, banyak pula

novel yang kurang terkenal memiliki kriteria seperti gambaran diatas, tapi kaena satu dan

lain hal novel tersebut kurang memiliki minat di pasara. Ada pula novel yang memenuhi

kriteria novel yang baik seperti penggambaran diatas dan terkenal bahkan menjadi novel

legendaris. contohnya adalah novel pride and prejudice karya novelis wanita Jane Austen.

Novel yang pertama terbit pada tahun 1813 dan masih terkenal dan melegenda hingga saat ini

bahkan masih ada penerbit yang masih menerbitkan novel karya jane austen ini serta novel

karya Jane Austen lainnya hingga saat ini. Jane austen adalah seorang novelis wanita asal

Inggris yang paling diakui dan paling di cintai dalam dunia kesusastraan namun, pada awal

kemunculannya banyak ditentang dan dijegal karna pada saat itu novelis wanita masih jarang

di temui. Dan Pride and Prjudice adalah novel kedua yang di hasilkan oleh Jane Austen.

Salah satu bagian yang sangat penting dan berpengaruh terhadap keberhasilan novel

adalah penokohan. Penokohan menjadi dasar yang sangat penting bagi sebuah novel

sebagai dasar bagi para penulis untuk mengembangkan karangannya. Penokohan yang

menarik juga membawa dampak yang sangat besar bagi para pembaca dalam meresapi dan

mengartikan maksud dan pesan yang ingin disampaikan oleh penulis dalam novel tersebut.

Keberhasilan novel juga tergantung pada penggambaran tokoh di di dalam novel tersebut,

penggambaran tokoh yang baik dalam sebuah novel dapat membawa dampak emosional

yang besar pada para pembaca novel tersebut. Contohnya saja penggabaran tokoh protagonis

ataupun antagonis dalam novel. Bagaimana cara penulis menggambarkan tokoh antagonis

yang membuat pembaca turut membenci tokoh tersebut dan bagaimana penggambaran

tokoh protagonis yang membuat para pembaca turut iba dan merasakan sesuatu yang di di

Pada novel pride and prejudice Jane Austen menggambarkan tokoh dengan sempurna

sehingga para tokoh yang terdapat pada novel tersebut membekas dalam ingatan para

pembacanya. Elizabeth bennet sebagai tokoh utama yang merupakan anak kedua dari

keluarga Bennet adalah seseorang yang cerdas dan memiliki pemikiran yang cepat, Mr.

Darcy anak dari keluarga kaya raya pemilik pemberley dan seseorang yang cerdas tapi terlalu

blak- blakan , Jane Bennet anak sulung dari keluarga Bennet dan Charles Bingley sahabat

dari Mr. Darcy yang merupakan pasangan potesial yang disebutkan sejak awal novel dan

keduanya memiliki sifat yang hampir serupa yaitu ceria, bersahabat, berkepribadian baik

dan selalu memikirkan yang terbaik untuk orang lain, Mr. Bennet yang tidak terlalu peduli

pada keluarganya dan lebih peduli pada waktu luangnya di perpustakaan, Lydia Bennet yang

merupakan anak terakhir dari pasangan bennet yang genit, bodoh dan berisik serta tentunya

Mrs Bennet seorang ibu yang matrealistis, bodoh dan cerewet serta hanya peduli pada

masalah perjodohan putrinya dengan seseorang yang dianggap potensial olehnya dan akan

menguntungkan keluarganya dan rela melakukan apa saja yang dianggap perlu agar rencana

terhadap perjodohan tersebut berhasil merupakan tokoh- tokoh yang paling membekas pada

para pembaca dalam novel karya Jane Austen ini.

Tokoh- tokoh tersebut dapat membawa pembaca ikut merasakan keadaan tokoh tersebut.

Dalam kasus penggambaran Mrs. Bennet Jane menggambarkan tokoh tersebut dengan sangat

sempurna. Tokoh Mrs. Bennet dalam novel Pride and Prejudice dapat membawa seseorang

ikut terbawa emosi saat tokoh tersebut melakukan tindakan yang sangat menggangu atau

mempermalukan keluarganya. Salah satu contohnya adalah penggambaran bagaimana Mrs.

Bennet melakukan segala cara agar perjodohan antara Jane dan Mr. Bingley berhasil.

my love





i love this person hi is kevin nishimura a.k.a KevNish// and he is kind of ridiculous because with his bright brain he said that he have nothing to do when he cant make music. and its mean that he will make music even there's no one will listen his music.